Sebagai Guru Kelas yang mengajar klas IV SD, Ranti dituntut untuk menguasai semua mata pelajaran. Tak terkecuali Seni Musik, pelajaran yang tak terlalu disukainya. Hanya mata pelajaran Olah Raga saja yang diampu khusus oleh guru olah raga. Siang itu pas pelajaran Seni Musik, Ranti mengharuskan murid-muridnya menyanyi di depan kelas. Kali ini ia memilih tema lagu-lagu perjuangan. Seperti biasa, suasana kelas akan berubah riuh rendah, apalagi bila ada salah seorang muridnya yang lupa atau bahkan tak bisa menyanyi sama sekali. Tiba giliran Atmo, seorang anak laki-laki yang super aktif di kelas. Entah apa alasannya, kali ini dia malu-malu menyanyi di depan kelas. “Ayo Atmo, mau menyanyikan lagu apa?“ lembut Ranti menyapa anak itu, sambil mengelus kepalanya. “Mau menyanyi bende ....“ ragu-ragu Atmo menjawab, dengan mimik muka takut-takut bercampur khawatir. Merasa tak pernah mengajarkan lagu perjuangan dengan judul yang asing, Ranti terheran-heran. Seumur-umur baru sekali ...