Erina Mencari Jejak Angin part 7
Tak sia-sia Rahma meninggalkan pekerjaan di sebuah perusahaan berskala nasional saat anak-anaknya mulai masuk sekolah, dulu. Sebuah pilihan yang sangat sulit, apalagi gaji yang ia terima setiap bulannya lumayan besar. Akan tetapi ia memang harus memilih, bukan? Tetap bekerja mengejar karir dan salary atau mundur dan memilih menjadi ibu rumah tangga biasa. Jujur, saat itu Rahma tak bisa menentukan pilihan. Posisi mapan yang ia dapatkan setelah bersusah payah sekian tahun di perusahaan itu harus ditinggalkan begitu saja demi anak-anak. Rahma bingung sekali. Ternyata tak mudah untuk mengambil keputusan , sementara sekolah kedua anaknya tidak bisa menunggu. Ia terjebak dalam kebimbangan. “Aku harus gimana, Abi? Mana yang harus kupilih. Dua-duanya berat untukku?” Rahma memandangi wajah lelakinya dengan penuh harap. Jujur, ia ingain mendengar apa pendapat suaminya tentang hal ini. Rahma tak ingin salah langkah dalam menetapkan pilihan. “Aku tak pernah memaksamu untuk...