Esok Bukan Lagi Milik Kita

melihatimu
melipat senja yang remang
mengikatnya dengan semburat jingga
meski hanya sisa


penatkah
tanya ini berhenti di ujung
lidah
kau habiskan jam-jam berlalu
mengejar ekor senja
yang terbenam di ujung horizon
diantara derak roda kereta
dan wajah-wajah
lelah bersaput harap

esok bukan lagi milik
kau, juga aku
karena langkah kita
berlain arah



====%%%%%%%====

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serial Rangkat: Kado Buat Bunda

Sepotong Ilusi Tersisa

Terpenjara Rindu