Sepotong Ilusi Tersisa

Bersandar di tepian, kokohnya karang mulai melapuk
Runtuh satu satu
Ketegaran itu laksana ilusi, rapuh bagai hati tercabik

Kecipak ombak, kejaran buih menggapai pantai
Basahkan kaki menyangga letih ragawi
Menghela asa perlahan redup
Lenguh tertiup angin malam

Sendiri
Tak hendak sisihkan keluh
Saat bayangmu enggan ku rengkuh


Jakal, 26/3/2012

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serial Rangkat: Kado Buat Bunda

Terpenjara Rindu