Bilur Nostalgi

Tetes ini bagai selaksa jarum
Berhumbalang berebut kencang
Sobekkan gigitan bagaskara
Angkuh menghadang siang

Namun tak seperih lubuk tempat ku istirah
Simpan bilur jalinan nostalgi
Yang terserak menghampar berbaur derai

Tak ada penghiburan dalam bisik
Karena senyap meraja hati

Jakal, 26 Maret 2012

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serial Rangkat: Kado Buat Bunda

Sepotong Ilusi Tersisa

Terpenjara Rindu