Judul Yang Menyesatkan
Ternyata judul postingan yang dipilih sangat mempengaruhi jumlah pembaca ataupun yang memberi komentar. Sudah beberapa kali ku amati, ku perhatikan dan terakhir kualami sendiri.
Ini bermula dari saran dan nasehat yang kuterima dari seorang senior di kompasiana. Secara detail beliau menjelaskan beberapa ketentuan dan batasan jumlah kata dalam postingan. Pada awalnya aku tak begitu tertarik, karena merasa bahwa menulis cerpen itu bukan bidangku. Selama ini aku lebih sering berkutat dengan puisi, karena menurutku menulis puisi lebih mudah dan lebih cepat ‘selesai’.
Akan tetapi anggapan itu dipatahkan oleh beliau. Dengan sarannya pula aku mencoba menulis Flash Fiction. Katanya aku harus irit kata kata, alurnya jelas, setting cerita dan tokoh, serta sedikit kejutan di akhir cerita.
Dari beberapa postingan yang pernah kukirimkan ke kompasiana, ternyata pemilihan judul menjadi hal penting untuk menarik pembaca ataupun komentar atas postingan itu. Kadangkala hanya gurauan, sedikit sentilan, tetapi ada pula yang memberikan arahan dan kritik atas tulisan itu.
Setidaknya ada kebanggaan di hatiku bila tulisanku menarik minat mereka untuk membacanya. Terus terang, selama ini aku lebih sering menyimpan tulisanku di file komputer saja. Aku tak pernah punya keberanian dan nyali untuk mengirimkannya ke media manapun.
Satu hal yang menjadi keprihatinanku, yang masih kusimpan sendiri di pikiranku adalah : Judul yang ber’aura’ syahwat lebih menggoda dan menarik minat, meskipun setelahnya mereka akan tersenyum kecut karena tak mendapati cerita esek esek di dalamnya. Terutama sekali hal ini kujumpai di postinganku sendiri, entah bila milik kompasianer yang lain.
Ini sekedar pemikiran usil, sesorean pelototin layar monitor tapi tak satupun hasil tulisan bisa kuselesaikan.
Jakal, 9 April 2012
Komentar
Posting Komentar