Mau Lihat Duren

Tejo mengajak anak anak mengunjungi neneknya di Semarang. Sebelumnya mereka singgah ke rumah mertuanya di Boyolali. Dua keponakannya diajaknya serta.
“ pakde pakde....., kita mau kemana ? “ keponakan kecilnya nyeletuk.
“ mau liat dureeennn..... yaa paaa “ Lintang menjawab, menyembunyikan senyumnya.
Anak anak tertawa mendengar jawaban itu. Senyum Tejo penuh arti.
................

Bondan hampir terlelap. Tiba tiba Lintang berteriak.
“ siapa tadi yang mau liat dureeennn ? “
“ iyaaa, siapa yang mauuuu ? “ sahut Tejo, masih sambil tersenyum.
“ aku ...aku.... aku mauuu “ Bondan menyahut. Matanya berbinar.
“ emang enaak ? “ goda Nia, anak terkecilnya.
“ pokoknya ....giniiii “ kedua jempol Bondan teracung. Mulutnya monyong, lucu.
........

Tejo melambatkan laju mobilnya, dibukanya kaca jendela.
“ tuuu....liiiaaattt.... durennnyaaaa....”
“ hmmmhhmmmm...... enaaaakkkk “
Mobil pun kembali melaju, setelah melewati deretan penjual durian.

---000---


Jakal, 9 April 2012

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serial Rangkat: Kado Buat Bunda

Sepotong Ilusi Tersisa

Terpenjara Rindu