Puisi Tentang Perjalanan
...aku merinduimu, lebih dari yang kau tahu...
meski berharap bisa meraihmu dalam hangat lenganku
beri aku jawaban, mestikah tinggal atau berlari
mestikah bimbang atau teguh hati
sungguh, persimpangan ini mendera nyanyian hati
akhirnya ku terdampar di sini, sendiri
merenda mimpi tak pasti
dawai rindu yang kubawa
masih tak sanggup membawamu
penuhi janji
kini kujejak langkah, pergi menjauh
mengulur kisi hati patah
saat asa tanggal satu satu
warnai perjalanan nan panjang
maafkan tak cukup waktuku
tautkan jemari, hangatkan sekeping mimpi pagi
yang kini menjadi elegi
Jakal, 9 April 2012
Komentar
Posting Komentar