Sembilu Kehilangan [3]

Nda, senja ini mendung laksana cendawan
Memayung jejeran pusara, ku terduduk
Dalam gigil gemeletuk, tanpa peluk
Serpih kelopak kenanga jadi mahkota

Nda, bolehkah ku tinggal sejenak
Nikmati kesiur angin, serasa dulu
Habiskan masa membunuh waktu
Dalam jemari bertaut di hangat kalbu

Senja kan menutup hari berangin, di serakan daun kering
Saat pintu itu terkunci

Aku harus pergi, nda



Jakal, 11 April 2012

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serial Rangkat: Kado Buat Bunda

Sepotong Ilusi Tersisa

Terpenjara Rindu