Sembunyi Bersama Hujan
menganyam senyum mentari yang tepat mengetuk pintu
rumahku kala pagi, tawarkan semilir bayu
menari bersama mega, berarak mengekor surya
urai peluk halimun pekat di ujung sabana
bergandeng sapa keluh dan nestapa
beriring nostalgi, selaksa barisan genderang jantung
bertalu sibakkan senyap
sesiangan
saat putik luruh selimuti tanah basah
menjelang senja, tempatku simpan sisa sisa lelah
sembunyikan isak, bersama tetes hujan
Jakal, 26 Maret 2012
Jakal, 26 Maret 2012
Komentar
Posting Komentar