Serial Rangkat: {FF] Kalah Taruhan
“ maaass….” Mahar merajuk. Mulutnya manyun, wajahnya muram.
“ apaan sii …” mas Hans menoleh. Tangannya berhenti di udara.
“ ayoooo, buruaaannn….” Mahar menarik tangan mas Hans.
Bang Relly, jeng Dwee, dinda Icha tersenyum melihat mereka berdua.
“ ehm ehm…masih siang gitu lhoooo …..” serentak mereka menggoda pasangan ini, membuat keduanya tersipu sipu.
Pojok Baca Rangkat sudah hampir selesai dikerjakan. Rak buku cantik, buku bacaan melimpah (meski bekas dan layak pakai) karpet, meja kantor di sudut…..
Bund Engg muncul membawa baki penuh minuman dan camilan. Seperti biasa,camilan khas Jogja. Kali ini ada geplak,yangko, kipo, ukel, cemplon dan kue ku.
“ hayuuukk, istirahat dulu. Kerjaan kok dituruti. Ga bakalan selesai nanti….” Tawarnya ramah. Tangannya sibuk membagi bagikan gelas minuman. Ada beras kencur yang segar, juga kunir asam yang cocok untuk para gadis.
Mas Hans dan Mahar sudah menghilang entah kemana.
#####
Mas Ibay masuk tergopoh gopoh sambil mengaduh kesakitan. Jidatnya sedikit benjol dan berwarna merah.
Rupanya Mahar mengajak mas Hans menemui mas Ibay. Tanpa ba bi bu, Mahar langsung menjitak kepala bang Ibay….. duuuh, kasiaaan…
Usut punya usut, ternyata mas Hans kalah taruhan dengan Mahar.
Jakal, 26 April 2012
Jakal, 26 April 2012
Komentar
Posting Komentar