Sisa Panen Kemarin
Dengan berlari kujejak langkah, tepian huma tak lagi kerontang
Serangga malam berebutan berpayung kelam
Saat bagaskara memulai pagi, menggandeng jingga seelok pelangi
Kecipak air di parit kecil, semerdu lengking tawa perawan
Terbungkuk kau meraih dawai, meniti buih berpendar cahya
Silhouette mentari menyibak siang
Dalam balutan hangat celoteh petani
Mari, selesaikan hasrat membajak huma
Meriahkan kelokan dengan canda
Mesra tanganmu mengikat bulir
Bertangkai tangkai tak hendak membilang
Keranjang rotan pun senyumlah sudah
Kutunggu kau , disini
Menghitung sisa panen kemarin
Jakal, 26 Maret 2012
Jakal, 26 Maret 2012
Komentar
Posting Komentar